Pengaruh Upah Minimum Provinsi dan Indeks Pendidikan terhadap Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran di Provinsi Aceh
Abstrak
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Indeks Pendidikan terhadap kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder time series periode 2013–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data menggunakan regresi linier berganda dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMP berpengaruh signifikan dalam menurunkan kemiskinan dan pengangguran terbuka. Indeks Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan, tetapi tidak signifikan terhadap pengangguran terbuka. Selain itu, terdapat hubungan positif, kuat, dan signifikan antara kemiskinan dan pengangguran, dengan nilai korelasi Pearson sebesar 0.682 (p < 0.05). Dengan demikian, kebijakan peningkatan upah minimum dan kualitas pendidikan berperan penting dalam mengurangi masalah sosial ekonomi di Provinsi Aceh.
AbstractThis study aims to analyze the effect of Provincial Minimum Wage (UMP) and Education Index on poverty and unemployment in Aceh Province. The research applies a quantitative method using secondary time series data from 2013–2024, obtained from Statistics Indonesia (BPS). Data were analyzed using multiple linear regression and Pearson correlation. The findings reveal that UMP has a significant effect in reducing both poverty and open unemployment. The Education Index significantly affects poverty but shows no significant effect on open unemployment. Furthermore, there is a strong and significant positive relationship between poverty and unemployment, with a Pearson correlation of 0.682 (p < 0.05). These results indicate that policies promoting higher minimum wages and improved education quality play a crucial role in reducing socioeconomic issues in Aceh Province.













