Eduforestry Gunung Puntang: Sinergi Konservasi Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Bukit Amanah

  • Siti Nur universitas islam nusantara

Abstrak

Degradasi hutan dan rendahnya keterlibatan masyarakat lokal masih menjadi tantangan utama dalam pembangunan kehutanan berkelanjutan di Indonesia. Meskipun pendekatan perhutanan sosial telah berkembang, implementasinya cenderung parsial, belum mengintegrasikan konservasi, edukasi lingkungan, dan penguatan kelembagaan lokal secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program Edu Forestry di Gunung Puntang sebagai model integratif yang menggabungkan konservasi hutan, pendidikan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bukit Amanah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif berbasis laporan program, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis melalui reduksi dan interpretasi data. Hasil menunjukkan bahwa Edu Forestry meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperkuat konservasi hutan dan air, serta mendorong diversifikasi ekonomi melalui agroforestri kopi organik dan ekowisata edukatif. Kolaborasi multi stakeholder memperkuat tata kelola partisipatif dan keberlanjutan program. Kebaruan penelitian ini terletak pada model Eduforestry berbasis integrasi konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi sebagai pendekatan pengelolaan hutan yang adaptif dan berkelanjutan.

Diterbitkan
2026-07-16