Abstrak

Fokus masalah dalam penelitian ini mengkaji efektif tidaknya sistem manajemen akademik di SMK di Kota Bandung.  Dalam hal ini, efektivitas sistem manajemen akademik dapat ditentukan oleh sistem informasi yang digunakan sekolah (perangkat keras, perangkat lunak, database, jejaring, dan SDM) dan .  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis gambaran mengenai sistem informasi, dan efektivitas sistem manajemen akademik sekolah, serta mengukur besarnya pengaruh Sistem Informasi dan  terhadap Efektivitas Sistem Manajemen Akademik Sekolah di SMK di Kota Bandung.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey.  Desain penelitian ini dikelompokkan ke dalam penelitian deskriptif dan verifikatif untuk menganalisis hubungan kausalitas antara variabel-variabel yang diteliti.  Sampel dalam penelitian ini adalah 77SMK di Kota Banding.  Sumber data primer diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada 385 responden (kepala sekolah, guru, dan laboran).  Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa secara keseluruhan Sistem Informasi (Perangkat Keras, Perangkat Lunak, Database, Jejaring, dan Sumberdaya Manusia) di SMK di Kota Bandung termasuk pada kategori cukup memadai.   termasuk pada kategori sudah terlaksana dengan baik, sedangkan sistem manajemen akademik sekolah belum dapat dikatakan efektif.  Sistem Informasi secara positif dan signifikan mempengaruhi .  Sistem Informasi dan  secara positif dan signifikan mempengaruhi Efektivitas Sistem Manajemen Akademik Sekolah.  Secara keseluruhan, sekolah hendaknya memiliki aplikasi sistem informasi akademik berbasis komputer yang dapat secara terpadu mengelola tertib administrasi akademik sekolah, ditunjang dengan infrastruktur atau sarana-prasarana komputer yang memadai sesuai dengan fungsinya masing-masing (perangkat keras, perangkat lunak, database, jejaring).  Perencanaan yang baik serta pembuatan tahap-tahap implementasi yang realistis akan lebih berhasil dan dirasakan manfaatnya ketimbang rencana yang terlalu tinggi namun sulit diimplementasikan baik karena kurangnya sumber dana maupun sumber daya, terutama sumber daya manusia (SDM).  Semua itu terus dievaluasi agar dapat meningkatkan efektivitas sistem manajemen akademik sekolah.