Analisis Perbandingan Pembuatan Briket Sekam Padi melalui Burner dan Reduksi Emisi Karbon Monoksida Menggunakan Burner Terintegrasi Wet Scrubber pada Set Mesin Produksi Briket
Abstrak
Briket sekam padi berpotensi sebagai sumber energi terbarukan untuk mengurangi emisi karbon dan memanfaatkan limbah pertanian. Namun, pembakaran manual dan penggunaan burner konvensional pada skala produksi kecil–menengah masih menghasilkan emisi karbon monoksida (CO) yang tinggi, sehingga berisiko terhadap kesehatan dan kualitas udara serta menghambat penerapannya sebagai energi berkelanjutan. Penelitian ini membandingkan pembakaran sekam padi menggunakan burner standar dan burner terintegrasi wet scrubber pada sistem mesin produksi briket yang terdiri dari grinder, extruder, dan burner. Metode penelitian meliputi perancangan berbasis CAD, pembuatan prototipe, serta pengujian efisiensi pembakaran dan emisi CO. Hasil menunjukkan bahwa burner standar menghasilkan emisi CO rata-rata sebesar 420 ppm, sedangkan burner terintegrasi wet scrubber menurunkannya menjadi 260 ppm atau berkurang sebesar 39%. Massa CO juga menurun dari 4,580 g/batch menjadi 2,430 g/batch, disertai peningkatan efisiensi pembakaran hingga 77%. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi wet scrubber efektif dalam menekan emisi CO dan meningkatkan keberlanjutan pemanfaatan briket sekam padi sebagai sumber energi alternatif.











